Mari Budayakan Kinerja Tinggi

Silakan Cari Tiket Hotel Kereta Pesawat Event Yang Resmi Di Sini Kerjasama dengan www.tiket.com

Kegelisahan Seorang Pemasar

Share on :
Selasa 6 Mei 2008 Kompas memberitakan bahwa Harga BBM akan naik menyitir hasil Keputusan rapat terbatas Kabinet yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Seakan palu godam yang memang sudah disiapkan untuk memukul Gong Kesulitan Ekonomi yang segera datang dengan segala keruwetannya.

Kita semua tahu bahwa kenaikan BBM ini tidak mungkin dielakan mengingat kondisi Harga BBM dunia yang dari waktu ke waktu mengalami kenaikan yang cukup significant.
Kenaikan BBM dunia ini bahkan diprediksikan mencapai $ 200 per barrel sampai dengan akhir tahun 2008 , sungguh peristiwa ini akan membuat sebagian orang mengalami kesengsaraan.

Sebagai bahan perbandingan dengan asumsi harga minyak Dunia $ 95 saja APBN-P telah mengalokasikan dana sebesar Rp.126,82 triliun dan Dana Cadangan Rp.18,3 triliun bagaimana jika Harga BBM menjadi $ 200 per barrel tentu saja dua kali lipat dari yang dianggarkan sekarang.

Lalu mengapa Kami Tenaga Pemasar ini mesti gelisah :
Jawabnya adalah :

1.Biaya Distribusi akan meningkat ,yang paling sederhana adalah biaya transportasi.
2.Daya Beli Masyrakat akan turun karena alokasi pendapatan Masyarakat lebih kepada kebutuhan pokok.
3.Biaya Produksi akan meningkat seiring peningkatan biaya BBM
4.Harga Produk yang dijajakan meningkat.

Sebagai Pemasar yang bekerja atas dasar target sudah barang tentu kenaikan BBM mempersulit ruang geraknya untuk mengoptimalkan penjualan karena alasan alasan tersebut diatas ,sementara itu untuk menutup ongkos disana sini dan dalam rangka mengejar pertumbuhan target akan dipasang optimal .

Yang menjadi pertanyaan adalah mampukah kami mencapai target penjualan , hanyalah waktu yang akan menjawabnya.

Beberapa persiapan memang telah kami lakukan menyongsong kesulitan ekonomi ini, seperti melakukan eksplorasi ke area sub urban dan rural , menjaga soliditas team, kolaborasi dengan pihak sub distributor , peningkatan SDM dengan training yang intensif dan kontinyu , proaktif terhadap customer , promo event yang gencar dan masih banyak lainnya.

Meskipun demikian kegamangan masih menyelimuti ,rasa was was selalu menghantui dan khawatir yang berlebihan selalu ada setiap hari ini semua tak lepas dari rasa Tanggung Jawab kami terhadap nasib rekan rekan kerja,Customer, Pemegang Saham , Pemilik ,Rekanan beserta keluarganya .

Dan akhirnya sambil tetap berusaha keras untuk mempertahankan biduk kapal untuk melaju dengan kencang dan benar kami hanya berserah diri kepada Nya sambil berharap agar badai yang namanya kesulitan ekonomi yang sebentar lagi datang (atau mungkin sudah) dapat kita lalui dengan baik.

6 comments on Kegelisahan Seorang Pemasar :

Latihan Soal UNAS SMU/SMK Matematika said... 7:55 AM

Santai Bro

ilmu kesehatan said... 1:47 AM

gimana nih caranya ikuta ndaftar...kirim ke email wuyungvh@yahoo.co.id

Komunitas Sales & Marketing Jogjakarta said... 9:49 AM

Daftar apa Mas....
Tapi ngomong ngomong terimakasih atas kunjungannya.

Omong Kosong said... 9:49 AM

Tertawa aja yuk...biar gak gelisah

Omong Kosong said... 9:50 AM

Eh Salam Kenal

Omong Kosong said... 9:50 AM

Jangan Lupa Buka Blog aku ya...