Mari Budayakan Kinerja Tinggi

Silakan Cari Tiket Hotel Kereta Pesawat Event Yang Resmi Di Sini Kerjasama dengan www.tiket.com

Ketidakpastian Sikap Pemimpin Menjadikan Anak Buah Salah Persepsi Dan Salah Bertindak Dan Ujung Ujungnya Anak Buah Yang Di Persalahkan

Share on :
Ketika akan mereview Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik saya teringat pembicaraan sebagai berikut :
"Bang Kita ini khan bukan Dukun atau atau Peramal mana aku tahu kalau sebenarnya maksud Bos itu kaya gitu,masak sebuah aktifitas yang besar kayak gini beliaunya ngomong aja tidak,kontrol ke kita aja tidak hanya berdasarkan email yang kata katanya bersayap,waduh pusing aku....kalau hasilnya salah kita kita juga yang kena getahnya...maunya gimana sih..?"

Itu terjadi di sebuah pojok kafe dimana dua orang sahabat sekantor ngobrol tentang pekerjaan yang di lakoninya dan ternyata terdapat salah persepsi atas intruksi atasannya akhirnya membuat pekerjaannya menjadi sia sia dan dipersalahkan.

Kejadian kejadian itu sudah lumrah baik di kalangan swasta maupun birokrat negeri dimana ketika sebuah  pekerjaan tidak sesuai obyektif awal maka harus ada yang bertanggungjawab terhadap kesalahan itu.
Teringat ketika masih di bangku sekolah dulu ketika sang pengajar mengatakan kalau ada sebuah permasalahan di suatu project atas hasil yang didapat mungkin beberapa point ini yang menyebabkan mengapa pekerjaan tidak sesuai harapan :
1.Orang yang diserahi tanggungjawab tidak kapabel.
2.Tools yang ada tidak memadai.
3.Situasi yang tidak mendukung
4.Tidak ada objective yang jelas dan terukur.
5.Tidak ada mekanisme kontrol.

Point 1,2,3 jelas bahwa ketika yang sebuah project atau pekerjaan tidak pada orang yang tepat ,tidak ada sarana dan prasaran yang memadai serta situasi tidak memungkinkan ( mis bencana alam dsb) maka sudah jelas project akan terganggu minimal ada hambatan dan itu adalah termasuk faktor faktor diluar kemampuan kita untuk menanganinya.

Namun kalau point 4 dan 5 jelas bahwa itu adalah faktor dalam jangkauan artinya kita bisa melakukan setting terlebih dahulu terhadap objective project dan agar project berjalan dengan baik perlu kontrol yang memadai sehingga kita tahu apa yang terjadi apa hambatan yang ada serta apa yang harus dilakukan bila ada masalah timbul.

Decision point 4,5 jelas berada di tangan atasan sebab sebagai sebuah team atasanlah yang mustinya memberi tahu apa objective sebuah project,dan bagaimana project itu terkontrol termonitor dengan baik sehingga hasilnya sesuai harapan.
Namun acapkali banyak atasan atasan atau pemimpin pemimpin kita memiliki sikap yang tidak jelas tidak pasti sehingga masing masing anggota memiliki persepsi yang berbeda dan kita bisa menebak hasilnyapun tidak pasti,beruntung kalau beliaunya mau bertanggungjawab kalau tidak pasti akan mempersalahkan anak buah.
Nah bagaimana dengan anda...?

0 comments on Ketidakpastian Sikap Pemimpin Menjadikan Anak Buah Salah Persepsi Dan Salah Bertindak Dan Ujung Ujungnya Anak Buah Yang Di Persalahkan :